Arsip untuk ‘Prestasi’ Kategori
Ditulis oleh namce8081 di/pada Desember 9, 2008
Tim debat SMA 6 yang terdiri dari Nurma Fitrianingrum, Pratika Fitri Anggara, dan Ryan Eka Permana berhasil meraih Juara I lomba debat membaca APBN tingkat SMA se Propinsi DIY. Kegiatan berlangsung dua hari Rabu dan kamis (3 – 4 Des) di ruang Seminar UPN Veteran Yogyakarta yang diselenggarakan atas kerjasama Serikat Penerbit Suratkabar (SPS) Pusat dengan Departemen Keuangan RI dan SKH Kedaulata Rakyat.
Kukuh Sanyoto, salah seorang dewan yuri mengungkapkan, cara penyampaian pendapat siswa SMAN 6 Yogya lebih terstruktur dan sistematis sehingga mudah dipahami.
Hasil lain adalah juara I penulisan artikel yang diperoleh Hidayu Permata Hadi. Sehingga mereka berempat berhak mewakili DIY untuk grand final di Jakarta.
Semoga makin sukses. Tunjukkan bahwa siswa SMA 6 adalah siswa berprestasi.
Salam dari kakak-kakakmu.

Ditulis dalam INFORMASI TENTANG SMAN 6 YOGYAKARTA, Prestasi, Reputasi | Bertanda: apbn, olimpiade | Leave a Comment »
Ditulis oleh namce8081 di/pada November 6, 2008
Pada tanggal 27 0ktober kemarin,Adik2 kita dari MWHC berhasil merebut juara 1 lomba navigasi dan gps tracking dalam rangka 50th jurusan Teknik Geodesi Fakultas Teknik UGM…..
Tingkatkan terus prestasimu dan buatlah bangga nama MWHC….
Ditulis dalam Aktifitas, INFORMASI TENTANG SMAN 6 YOGYAKARTA, Prestasi | Bertanda: gps, mwhc, navigasi | Leave a Comment »
Ditulis oleh namce8081 di/pada September 21, 2008
KR 15/08/2008 08:28:33
KENAIKAN harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tidak sebanding dengan kondisi perekonomian masyarakat sampai saat ini masih menjadi pembicaraan yang cukup menarik. Fenomena tersebut menjadikan Pratika Fitri Anggara dan Nurma Fitrianingrum siswa kelas XII SMAN 6 Yogya terinspirasi untuk membuat karya tulis dengan judul ‘Dampak Kenaikan BBM Terhadap Ekonomi Makro’. Bahkan karya tersebut telah mengantarkan mereka menjadi juara I dalam Olimpiade Ekonomi Akuntansi tingkat nasional di Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) PKn dan IPS Malang, pada awal Agustus 2008.
“Kenaikan BBM tidak selamanya membawa dampak negatif bagi masyarakat. Sebab sejak harga BBM dinaikkan masyarakat jadi termotivasi untuk menciptakan ide-ide kreatif khususnya yang terkait bahan bakar pengganti,” kata Pratika pada KR kemarin.
Pratika dan Nurma awalnya tidak pernah menyangka bisa terpilih sebagai juara 1 kelompok dan perorangan dalam Olimpiade Ekonomi Akuntansi di Malang.
Pasalnya selain saingannya cukup ketat dan banyak (33 kelompok se-Indonesia), mereka hanya menargetkan masuk babak final. Namun dalam praktiknya nasib menentukan lain karena sejak awal perlombaan Pratika dan Nurma selalu berhasil menjadi yang terbaik sampai akhirnya terpilih sebagai juara I dalam Olimpiade Ekonomi dan Akuntansi.
“Terus terang dalam perlombaan kemarin kami sempat deg-degan, apalagi setelah melihat presentasi kontingen dari Bandung. Bagaimana tidak deg-degan jika mereka tidak hanya pandai tapi juga sangat bagus mempresentasikan karya tulisnya. Jadi pada saat itu yang bisa kami lakukan hanya berusaha tampil optimal, soal kalah atau menang kami serahkan sepenuhnya pada Allah SWT,” papar Pratika.
Nurma menambahkan, keberhasilan dalam olimpiade kemarin tidak terlepas dari kekompakan dan doa restu dari berbagai pihak. Sebab tanpa dukungan, doa dan bimbingan dari mereka usaha yang ia lakukan tidak akan banyak berarti
Ditulis dalam Aktifitas, INFORMASI TENTANG SMAN 6 YOGYAKARTA, Prestasi | Bertanda: ekonomi, olimpiade | Leave a Comment »
Ditulis oleh namce8081 di/pada Juli 14, 2008
09/07/2008 08:56:02
YOGYA (KR) – http://222.124.164.132/web/detail.php?sid=170111&actmenu=41
Dari sekian banyak calon karateka masa depan DIY yang berpotensi, di antaranya adalah Sofia Nabila. Namanya begitu indah, secantik orangnya. Jika melihat wajahnya, dia pantas menjadi selebritis panggung hiburan. Tapi situasinya berkata lain, diapun tersesat menjadi karateka yang jika terus dipupuk akan menjadi pesaing berat bagi karateka dari daerah lain.
Sofi begitu dia disapa, namanya terus berkibar. Itu tak lain, seiring dengan ukiran prestasinya yang begitu membanggakan. Siswi kelas XI SMAN 6 Yogya itu, sudah tidak asing lagi bagi lawannya yang turun di kelas kadet putri.
Jika menilik prestasinya ke belakang, Sofi telah mempersembahkan beberapa kali juara, di antaranya juara kejuaraan karate DIY/Jateng yang digelar UNY, Popda DIY, Sleman Cup dan banyak lagi kejuaraan karate yang diikutinya yang semua itu mampu menghasilkan prestasi yang menggembirakan. Dan Agustus 2008 mendatang, akan mewakili DIY dalam Porseni cabang Karate tingkat SMA di Jakarta. “Target saya menimal masuk tiga besar,” ucapnya mantap. (Rar)-d
Ditulis dalam Aktifitas, Fair Play, Prestasi | Bertanda: karate, porseni | Leave a Comment »
Ditulis oleh namce8081 di/pada Mei 26, 2008
KR 18/04/2008 08:44:04 PENYAKIT diare dan disentri sering menyerang masyarakat Indonesia khususnya pada musim penghujan. Biasanya untuk mengobati penyakit tersebut masyarakat sering menggunakan daun jambu. Namun karena pengolahannya terlalu sederhana, tidak sedikit yang enggan mengonsumsi dan lebih memilih obat kimia.
Padahal jika masyarakat lebih kreatif, daun jambu mete (Anacardium occidentale) dan bunga tanjung (Mimusops elengi) yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal, bisa diubah menjadi teh kesehatan yang memiliki kandungan gizi cukup tinggi.
”Awalnya penelitian ini hanya bertujuan untuk mengembangkan obat tradisional agar bisa diterima masyarakat. Tapi karena dinilai unik penelitian kami yang berjudul ‘Pemanfaatan Daun Jambu Mete dan Bunga Tanjung Sebagai Teh Kesehatan’ bisa terpilih sebagai juara I dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) se Jateng-DIY yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Sultan Agung (Unissula),” kata Muhammad Kautsar siswa kelas X dan Mohammad Amin Amsyah siswa kelas XII dari SMAN 6 Yogyakarta, kepada KR Senin (14/4).
Menurut Kautsar, pengolahan Djambo Tea (teh daun jambu mete dan bunga tanjung) itu cukup sederhana, bisa dilakukan oleh semua orang. Bahan baku Djambo Tea yang mudah didapat dan minuman teh yang sudah cukup familiar dalam masyarakat secara tidak langsung sangat membantu dirinya. Meski begitu agar Djambo Tea ini tidak hanya baik dari sisi kesehatan, tapi kandungan gizinya tetap bisa dipertahankan Kautsar dan M Amin tetap bersikap selektif.
”Supaya hasilnya baik, kami sengaja memilih daun jambu mete yang masih muda (warna kemerahan dan tekstur daun lemas). Sedangkan untuk bunga tanjung digunakan yang masih kuncup. Setelah daun jambu dipotong kecil-kecil dan dikeringkan bisa langsung dicampur dengan kuncup bunga tanjung. Dengan perbandingan 200 gram daun jambu mete dan 50 gram bunga tanjung (1:4),” papar siswa kelas X SMAN 6 Yogya yang bercita-cita ingin menjadi dokter itu optimis.
Mohammad Amin menambahkan, selain bisa menyembuhkan penderita disentri (diare) juga punya rasa khas (sedikit asam). Kandungan gizi dalam Djambo Tea juga tidak diragukan lagi. Hal itu dibuktikan dengan adanya kandungan vitamin A sebesar 2689 SI/100 gram, vitamin C 65 gram/100 gram, kalori 73 gram/100 gram, protein 4,6 gram/100 gram, lemak 0,5 gram/100 gram, kalsium 33 gram/100 gram dll. Jadi tidak mengherankan jika Djambo Tea ini mempunyai prospek usaha yang cukup menjanjikan.
”Berdasarkan penghitungan yang kami lakukan Djambo Tea ini mempunyai prospek yang cukup menjanjikan. Karena setiap 5 Kg produksi Djambo Tea bisa menghasilkan keuntungan di atas 75 persen,” terang remaja kelahiran 29 Mei 1990 pada KR. (R-5)
Ditulis dalam Aktifitas, Prestasi | Bertanda: jambu, SMAN 6 Yogya, tea | Leave a Comment »
Ditulis oleh namce8081 di/pada Mei 9, 2008
29/04/2008 07:28:24 BOGOR (KR) –
Tiga siswa SMAN 6 Yogyakarta yakni Dian Sartika Sari, Dicha Putri Maharani dan Mutyahara Addunya siswi klas 10, berhasil meraih juara dua dalam event ‘L’Oreal Girls Science Camp’, dengan karya berjudul “Cattapa Oil With Zer Waste System” di Kampung Wisata Pasir Mukti Citereup, belum lama ini.
Atas prestasi ini, mereka berhak atas tropi, sertifikat,satu set buku sains dan tabungan pendidikan Rp 3 juta per tim, untuk juara I dimenangkan SMAN 71 Jakarta. Dengan para juri Ines Atmosukarto dari LIPI, Desta Wirnas Saiful Dosen IPB, Uun Yanuhar Dosen Unbraw , Dr Wiranti Dosen UGM, dan Safarina Golfiani Malik peneliti Biologi Molekuler Eijkman.
Program ini merupakan komitmen untuk meningkatkan minat perempuan muda Indonesia terhadap sains sejak usia dini melalui L’Oreal Girls Science Camp, yang didukung oleh Komnas Indonesia untuk UNESCO dengan tujuan mempopulerkan sains di kalangan remaja putri.
Tahun ini dengan mengambil tema ‘go green’ para siswi ditantang untuk menuangkan aspirasinya terhadap sains serta wujud konkret atas kepedulian mereka terhadap lingkungan dan bumi di mana dia tinggal. Rudyanto salah seorang guru pembimbing bidang karya ilmiah remaja (KIR) yang juga mendampingi mereka saat berada di Bogor mengatakan, penelitian tentang biji ketapang ini dilakukan sejak 2-3 bulan yang lalu.
Hal itu dikarenakan ketika mereka makan biji ketapang merasakan gurihnya biji, mereka menganalisa ada minyak di dalamnya, dan mereka meminta masukan dan bantuan bimbingan dari para guru akhirnya dilakukan penelitian, kemudian dibuat proposal dan diajukan ke L’Oreal ini dan mereka masuk finalis, dari 15 sekolah satu-satunya dari luar Jabotabek adalah SMAN 6 Yogya ini.
“Sebenarnya manfaatnya besar, karena pola pikir anak ini sudah ke arah penghematan energi, di kala terjadi kelangkaan minyak goreng atau mahalnya harga minyak goreng, bisa menggunakan alternatif minyak cadangan atau pengganti dengan biji ketapang. (Ati)-m
Ditulis dalam Prestasi | Bertanda: loreal | Leave a Comment »
Ditulis oleh namce8081 di/pada April 16, 2008
KR 12/04/2008 11:45:15
MANUSIA hidup selalu membutuhkan energi baik yang digunakan secara langsung maupun tidak langsung. Akan tetapi kebutuhan energi tidak selamanya bisa terpenuhi, mengingat sumber energi yang berasal dari alam jumlahnya terbatas (cepat habis). Oleh karena itu manusia perlu mencari sumber energi lain yang dapat menggantikan peran sumber energi yang sudah ada seperti minyak bumi, batubara dan gas alam. Salah satu sumber energi yang cukup potensial saat ini adalah energi nuklir dan gelombang laut. Terinspirasi dari hal itu Fahmi Hakim dan Wahyu Sukestyastama Putra siswa kelas XI IPA SMAN 6 Yogyakarta termotivasi untuk melakukan penelitian tentang pengembangan pembangkit listrik tenaga gelombang air laut. Bahkan berkat kerja keras dan ketekunan penelitian mereka yang berjudul Overshot Sea Wave (OSW) sebagai pembangkit listrik bisa terpilih sebagai juara III Wisata Iptek tingkat nasional 2007. Wahyu menyatakan, air laut merupakan campuran dari 96,5 persen air murni dan 3,5 persen material lainnya. Seperti garam-garaman, gas-gas terlarut, bahan-bahan organik dan partikel-partikel tidak terlarut. Kondisi tersebut secara tidak langsung bisa menguntungkan masyarakat. Karena pemanfaatan tenaga gelombang laut sangat mungkin dilakukan di Indonesia. Hal itu dikarenakan Indonesia memiliki garis pantai yang terpanjang dan memiliki gelombang laut yang besar misalnya Pantai Selatan Jawa. Tentunya untuk mengubah energi air menjadi energi mekanik berupa torsi pada poros kincir diperlukan kincir air. Guna mewujudkan hal itu, mereka sengaja menggunakan beberapa kincir air yaitu overshot, undershot, breastshot dan kincir air tub. “Dari 4 tipe kincir air yang ada kami memilih kincir air tipe overshot (turbin pleton) dan tambahan kincir angin kecil sebagai penambah daya (energi sekunder). Sebab selain tipe kincir air ini sesuai dengan skema yang kami buat juga memiliki efisiensi yang tinggi (mencapai 80 persen),” terangnya. Fahmi menambahkan, berdasarkan penelitian yang dilakukan OSW sebagai sumber energi memiliki beberapa keunggulan. Di antaranya daya listrik yang dihasilkan relatif besar, karena ada 2 penghasil sumber energi yaitu arus air dan tenaga angin sebagai tenaga sekunder. Tidak membutuhkan aliran yang sangat deras (asalkan air mengalir), dengan konstruksi turbin sederhana. Sehingga teknologi ini bisa diterapkan di daerah yang terisolir. (R-5)-s
Ditulis dalam Energi Gelombang, Prestasi | Bertanda: iptek, listrik, nasional, OSW, wisata | Leave a Comment »
Ditulis oleh namce8081 di/pada Maret 31, 2008
08/01/2008 04:30:57
KR
JANGAN berpikir bahwa SMAN 6 Yogyakarta saat ini sebagai sekolah biang ribut dan prestasi nol besar. Sekolah yang semula dikenal sering membuat keonaran kini telah mengikrarkan diri sebagai ‘The Research School of Jogja’, atau sekolah riset. Beragam prestasi di bidang Karya Ilmiah Remaja (KIR) membuat sekolah yang berdiri 27 Oktober 1949 ini tidak ragu untu menyebut diri sebagai ‘The Research School of Jogja’ yang pertama di Kota Yogyakarta.
Wakasek SMAN 6 Sukarma SPd menuturkan menurunnya tingkat kerusuhan tersebut berkat kerja sama dan kerja keras semua pihak. Termasuk siswa-siswinya yang menyadari bahwa keonaran tidak akan membawa keuntungan apa-apa. Dan untuk selanjutnya, diharapkan SMA 6 dapat meningkatkan prestasi karena semakin dekatnya SMA 6 menuju SMA mandiri. ”Sebagai sekolah yang berbasis penelitian, SMAN 6 membudidayakan kegiatan penelitian bagi siswa dan guru. Karena kegiatan penelitian dan menulis amat penting bagi seorang guru yang ingin naik golongan,” kata Sukarma SPd di ruang kerjanya SMAN 6 Yogyakarta Jl C Simanjuntak.
Lebih lanjut Sukarma SPd menuturkan, bahwa SMAN 6 Yogyakarta bisa disebut sebagai salah satu sekolah unggulan di Kota Yogyakarta, alasannya SMAN 6 adalah SMA yang memiliki jumlah kelas terbanyak di Yogya. Selain itu, fasilitasnya semakin lama semakin lengkap karena SMA 6 adalah salah satu sekolah rintisan kategori mandiri. Sekolah rintisan kategori mandiri adalah sekolah yang diharapkan dapat mandiri dalam setiap bidang. Contohnya, mampu membuat kurikulum sendiri.
Selain itu, prestasi yang dimiliki sekolah yang juga dikenal sebagai Namche (SMA C) sangat banyak baik ditingkat regional maupun nasional. Bahkan, pada tahun 2007 SMA 6 meraih 6 prestasi di tingkat nasional. Prestasi itu antara lain Juara I Toyota Eco Youth dalam rangka perbaikan lingkungan, Juara I Lomba KIR bidang IPTEK energi alternatif, Juara I karya tulis yang diselenggarakan oleh Menristek, Juara I Perkemahan Nasional di Jepara, dan untuk di bidang IPS, SMA 6 meraih juara II.
Prestasi tersebut tidak diraih dengan mudah, semakin kondusifnya situasi di sekolah dalam 4 tahun terakhir ini yang ditandai dengan meningkatnya ketertiban, serta kerja sama dari semua pihak baik guru, karyawan, dan komite sekolah semakin mendukung langkah SMAN 6 meraih prestasi di berbagai bidang. Selain itu fasilitas sekolah yang semakin lengkap dengan 21 ruangan kelas, 3 laboratorium IPA, 1 laboratorium bahasa, 2 laboratorium komputer, 2 ruang agama, 2 ruangan khusus, dan 1 ruangan perpustakaan 4 komputer yang tersedia untuk keperluan mencari info ataupun hanya sekedar browsing.
Sehari-hari kegiatan belajar mengajar dimulai pada pukul 07.15 tiap Senin-Sabtu dan kegiatannya dilakukan secara moving class, yaitu murid-murid menggunakan ruangan yang berbeda-beda untuk masing-masing mata pelajaran. (Kikin Sakinah MS)-c
http://222.124.164.132/web/detail.php?sid=148340&actmenu=46
Ditulis dalam Prestasi, Reputasi | Bertanda: Prestasi, Reputasi, SMAN 6 Yogya | 10 Komentar »
Ditulis oleh namce8081 di/pada Maret 4, 2008
KR 03/03/2008 08:24:25
http://222.124.164.132/web/detail.php?sid=154605&actmenu=35
INDONESIA memiliki keanekaragaman hayati dalam jumlah yang cukup banyak. Salah satu dari flora yang hidup dan banyak ditemui di Indonesia adalah Nyamplung (Callophylum inaphylum) atau yang biasa di sebut Bintagur. Tanaman yang tumbuh subur di hutan tropis Indonesia selain nilainya sama dengan Meranti juga biasa dimanfaatkan sebagai kayu pertukangan. Sayangnya selama ini masih banyak yang belum menyadari biji nyamplung yang sudah tua ternyata memiliki kandungan minyak cukup tinggi. Dugaan itu semakin tampak jelas, karena setelah buah nyamplung disulut dengan api, tidak segera habis, namun dapat mempertahankan nyala api dalam jangka waktu yang lama.
”Akhir-akhir ini pemerintah melalui Kementrian Riset dan Teknologi mulai mengembangkan bahan bakar pengganti Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berasal dari tumbuhan. Terbatasnya persediaan dan kelangkaan minyak tanah diberbagai daerah menjadikan kami termotivasi untuk meneliti biji nyamplung. Tapi kami tidak pernah menyangka penelitian yang berjudul ‘Potensi Biji Nyamplung ditinjau dari segi ekonomis dan ekologis’ terpilih sebagai juara 1 Nasional Wisata Iptek tahun 2007,” jelas Aditya Prabhaswara dan Fathkur Rahman siswa kelas XII SMAN 6 Yogyakarta kepada KR
Menurut Aditya, selama ini pemanfaatan tumbuhan nyamplung lebih dominan pada kayu. Padahal jika dikelola dengam baik biji nyamplung yang sudah tua dapat mendatangkan nilai ekonomis (sebagai bahan bakar pengganti minyak) yang tidak menyebabkan polusi (jelaga), jadi sangat baik untuk kelestarian lingkungan. Pasalnya, berdasar penelitian yang dilakukan untuk setiap 1 Kg biji nyamplung yang sudah tua bisa menghasilkan 0,5 liter minyak. ”Dari penelitian yang kami lakukan 3 mililiter minyak tanah bisa digunakan selama 7 menit, sedangkan 3 mililiter minyak nyamplung bisa tahan sampai 13 menit. Dari perbandingan itu bisa dilihat bahwa minyak nyamplung lebih irit 75 persen dari minyak tanah. Tentunya tanpa perlu khawatir mengganggu ekologi karena tidak menimbulkan jelaga,” papar Adit.
Fathkur menambahkan, jika pengolahan biji nyamplung menjadi minyak dikembangkan bisa mendatangkan banyak keuntungan. Kelebihan minyak biji nyamplung selain hemat dalam proses pembakaran dan sumbernya dapat diperbaharui. Tumbuhannya tidak memerlukan perawatan khusus karena termasuk tumbuhan tropis.
Waktu ujian nasional (Unas) yang sudah semakin dekat menjadikan Aditya dan Fathkur lebih selektif dalam membagi waktu. Bahkan pada saat mendapatkan informasi tentang hasil perlombaan, mereka berdua sempat ragu-ragu untuk berangkat ke Jakarta. Mengingat pada hari yang sama mereka harus mengikuti latihan ujian yang diadakan oleh MKKS Kota Yogyakarta.
”Untungnya sekolah memberikan dispensasi pada kami untuk mengikuti ujian susulan, sehingga pada 28 Januari kemarin bisa tetap berangkat ke Jakarta,” jelas Adit. (R-5)-f
Ditulis dalam Bio-Energi, Prestasi | Bertanda: nyamplung | 6 Komentar »