Foto Kenangan yang Gagal

Alumni Namce Lulusan tahun 80-81 tidak memiliki foto kenangan

  • (Teliti sebelum beraksi)

Saat-saat pengumuman hasil ujian adalah saat-saat yang menggembirakan, tidak terkecuali kami yang lulus tahun 80-81. Untuk mengabadi saat-saat yang membahagiaan itu sebagai kenang-kenangan, kami memotret sana memotret sini dengan beraneka macam setting dan gaya. Intinya, kami berupaya mengabadikan kegembiraan kami dengan gambar. Saat itu kami mempergunakan kamera dengan film seluloid. Belum ada kamera digital seperti sekarang. Seingat saya, ketika itu kamera yang dipergunakan adalah milik rekan Arief Dirgantoro.

Usai acara potret memotret di sekolah itu kami semua pulang, dan Areif membawa film itu ke studio foto untuk mencetak film. Esok harinya, ketika bertemu Arief di sekolah kami semua terkejut ketika Areif memberitahukan bahwa tidak ada satu pun foto yang jadi. Film kosong sama sekali. Apa yang terjadi? Ternyata, kami memotret dengan kamera yang filmnya tidak terpasang dengan baik. Rol film tidak terpasang dengan benar di dalam kamera. Rol film tidak mengait ke roda gigi sehingga ketika tuas pemutar film digerakkan rol film di dalam kamera tidak ikut terputar.

Salam,

Wahyu

One response

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s