satu – satu (Haka Astana)

Si kecil Andi melihat mobil papanya melintas di depan sekolahnya dan parkir di dekat semak belukar. Karena penasaran ingin tahu, Andi pun mendekati mobil papanya itu. Dia melihat sang papa bersama tante Nancy saling berpelukan.

Andi terus menikmati pertunjukan itu hingga selesai, dan merasa sangat tegang, tidak sabar ingin bercerita kepada sang Mama, tentang pengalaman indah tersebut.

Pulang sekolah, Andi langsung mencari sang Mama di dapur dan dengan sangat antusias mengatakan, “Ma.. tadi Andi melihat Papa dan Tante Nancy di dekat semak-semak di depan sekolahan. Andi pergi ke sana dan lihat Papa cium bibir tante Nancy dan ngebuka bajunya tante. Terus Tante juga ngebukain celana papa, terus Tante …..”

Pada saat itu sang Mama langsung memotong pembicaraan, “Nak, simpan dulu ceritamu ya! Mama mau denger lagi nanti saat makan malam. Kita pengen lihat khan gimana wajah Papa waktu dengerin cerita kamu”

Pada saat makan malam Andi mulai bercerita lagi dari awal. “Tadi Andi lihat Papa dan Tante Nancy parkir di semak-semak depan sekolah. Andi pergi ke sana dan lihat papa ciumin bibir tante, dan ngebuka baju tante. Terus tante juga ngebuka celana papa, terus tante dan papa mulai melakukan hal yang pernah dilakukan Mama sama Om Edy waktu Papa ke luar negeri dulu itu lho….”

2 responses

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s